Keuntungan Pinjaman Tanpa Agunan


Keuntungan Pinjaman Tanpa Agunan

Pinjaman tanpa agunan atau juga populer dengan Kredit Tanpa Agunan (KTA) merupakan dana yang dipinjamkan oleh bank kepada nasabah tanpa harus menyediakan agunan (jaminan) dari debitur. Mekanisme pinjaman ini memiliki banyak keunggulan terutama untuk membantu masalah-masalah finansial masyarakat umum.

Berikut keunggulan-keunggulan yang bisa kita peroleh dari sistem pinjaman tanpa agunan.

1.      Syarat Lebih Mudah

Syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk pengajuan kredit tanpa agunan cukup mudah. Kita hanya diwajibkan mengisi kelengkapan dokumen berupa foto copy KTP, Kartu Keluarga, catatan pembayaran kartu kredit satu bulan terakhir, dan mengisi formulir. Untuk pengisian formulir kita tidak wajib datang ke bank secara langsung, sebab ada beberapa bank yang sudah menyediakan formulir yang bisa kita download di website mereka.

2.      Pencairan Cepat

Tak salah jika pinjaman tanpa agunan sering disebut solusi paling efektif untuk kebutuhan dana yang sifatnya mendesak. Karena tidak menggunakan agunan apapun maka proses pencairan dana hanya 1-3 hari saja (jika semua syarat sudah dipenuhi).

3.      Semua Bank Menawarkan Pinjaman Tanpa Agunan

Produk pinjaman atau KTA tidak sulit kita cari sebab hampir semua bank menawarkan mekanisme kredit tanpa agunan. Bahkan beberapa bank semakin gencar mempromosikan produk KTA mengingat pangsa pasar serta animo masyarakat yang cukup tinggi. Kita tinggal menentukan dana yang kita butuhkan lalu pergi ke lembaga keuangan (bank) untuk mengajukan permohonan dana pinjaman tanpa agunan.  

Tips Gadai BPKB Motor agar Dihargai Tinggi di Pegadaian


Tips Gadai BPKB Motor agar Dihargai Tinggi di Pegadaian

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berbagai terobosan yang dilakukan Pegadaian dari waktu ke waktu tergolong inovatif. Terbukti di tengah persaingan dunia perbankan yang semakin ketat, Pegadaian masih tetap menjadi pilihan utama dalam melayani masyarakat yang membutuhkan solusi dana cepat. Tak hanya tempat gadai BPKB motor atau mobil dengan proses cepat, namun Pegadaian juga menerima segala macam barang jaminan, seperti barang-barang elektronik, emas, dan benda-benda berharga lainnya.

Pertumbuhan ekonomi yag semakin pesat di Indonesia belakangan banyak melahirkan berbagai jenis produk jasa perbankan termasuk jasa pegadaian non-BUMN. Menyikapi kondisi ini Pegadaian tentu tak mau kalah dengan inovasi-inovasi baru tersebut. Terbukti kini terdapat berbagi bentuk layanan jasa dibawah naungan PT. Pegadaian sebagai wujud kepedulian dan profesionalitas mereka dalam melayani semua lapisan masyarakat.

Jasa Gadai BPKB Paling Aman dan Terpercaya

Gadai BPKB merupakan salah satu produk andalan Pegadaian diaantara sekian banyak produk jasa yang dimilikinya. Jasa gadai BPKB disini mencakup BPKB motor, mobil, atau jenis kendaraan lainnya. Pencairan dana yang lebih cepat serta pelayanan profesional memang cukup membantu kita yang menggunakan jasa tersebut, apalagi jika dikaitkan dengan kebutuhan dana mendadak.

Memasuki tahun 2016 gadai BPKB motor terlihat paling diminati masyarakat untuk mendapatkan pinjaman uang sebagai solusi kebutuhan dana mendesak. Meski begitu masih sering terjadi masalah terkait sistem gadai yang ada di Pegadaian. Salah satu contoh nilai nominal yang diberikan kadang tidak sebanding dengan harga motor yang kita jadikan jaminan.

Untuk mendapatkan kesempatan BPKB yang yang kita gadaikan dihargai tinggi, berikut tips-tips yang sebaiknya kita ikuti.

Siapkan Semua Dokumen Lengkap

Seperti ketika kita menggadaikan surat-surat penting atau barang di tempat lain, Pegadaian juga membutuhkan kelengkapan dokumen yang wajib kita penuhi, diantaranya:

  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau tanda pengenal lain yang masih berlaku
  2. Kartu Keluarga (KK)
  3. Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) asli
  4. Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK) asli
  5. Motor (yang BPKB-nya kita gadaikan) untuk dicek
Memilih Jenis Jasa Gadai yang Tepat
Memilih jasa gadai yang tepat merupakan kunci utama agar gadai BPKB motor kita dihargai tinggi. Untuk kebutuhan umum direkomendasikan memilih Jasa Gadai Konvensional maupun Jasa Gadai Syariah. Keuntungannya bisa kita dapat dari suku bunga yang rendah dan dari nominal uang lebih besar yang kita dapatkan dari surat kendaraan kita. Keunggulan inilah yang dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dana mendadak.
Besaran bunga atas jasa gadai BPKB motor umumnya dibagi menjadi 4 golongan dan disesuaikan dengan nominal pinjaman.

-          Golongan A

Merupakan bagian terendah dari gadai konvensional dengan besaran dana pinjaman mulai dari RP. 50 ribu – Rp. 500 ribu. Bunga yang harus kita bayarkan sebesar 0,75% untuk masa pinjaman 15 hari.

-          Golongan B

Merupakan pinjaman dana jaminan BPKB dengan nominal besar yaitu Rp. 550 ribu – Rp. 5 juta. Bunga yang harus kita bayarkan sebesar 1,15% untuk masa pinjaman 15 hari.

-          Golongan C

Merupakan jenis gadai BPKB yang paling tepat bagi kita yang ingin mengajukan pinjaman dengan jaminan BPKB dalam jumlah besar, yaitu mulai Rp. 5 juta – Rp. 20 juta. Bunga yang harus kita bayarkan sebesar 1,5% untuk masa pinjaman 15 hari.

-          Golongan D

Untuk golongan D, misalnya kita mengajukan pinjaman dana Rp. 30 juta keatas maka kita akan mendapatkan pencairan dana lebih dari Rp. 20 juta. Bunga yang harus kita bayarkan cukup rendah yaitu hanya 1% untuk masa pinjaman 15 hari.

Untuk mendapatkan kesempatan gadai BPKB dengan nilai tinggi, sebaiknya kendaraan dalam kondisi prima dan tidak sedang mengalami kerusakan. Kondisi fisik dan performa kendaraan sangat berpengaruh pada jumlah dana yang dipinjamkan.   

Pinjaman Uang Jaminan BPKB Motor


Butuh Pinjaman Uang Jaminan BPKB Motor? Pelajari Dulu Hak-hak yang Dilindungi Hukum

Menggadaikan BPKB motor sepertinya memang cara paling praktis untuk mendapatkan pinjaman uang secara cepat. Apalagi belakangan banyak bermunculan jasa pegadaian non-BUMN yang dikelola oleh partikelir dengan syarat utama BPKB sebagai agunan. Pinjaman uang jaminan BPKB motor di tempat jasa pegadaian tentu saja dibebankan bunga sama seperti bank, hanya saja karena proses pencairan yang cepat membuat orang lebih memilih jasa pegadaian non-bank untuk kebutuhan dana mendesak.

Kebutuhan dana mendadak memang bisa datang kapan saja. Entah untuk biaya rumah sakit, biaya sekolah, atau kondisi mendesak lainnya. Sebenarnya pinjaman uang jaminan BPKB motor tak harus dilakukan di lembaga atau jasa pegadaian. Kita bisa mencoba menggadaikan ke tempat lain, misalnya saudara atau orang lain yang bisa dipercaya. Keuntungannya mungkin kita bisa mendapat pinjaman lebih besar atau bahkan tanpa bunga.

Perhatikan Legalitas dan Besar Cicilan

Pada dasarnya sah-sah saja jika kita mengajukan pinjaman uang jaminan BPKB motor di lembaga pegadaian. Hanya saja kita harus memperhatikan aspek legalitasnya sekaligus besaran biaya bunga (biaya titip), kemampuan melunasi (membayar angsuran). Dalam hal ini kita juga harus pastikan besarnya cicilan tidak lebih dari 30 persen dari total penghasilan kita perbulannya.

Dalam urusan pelunasan cicilan untuk menebus BPKB yang digadaikan tidak selamanya berjalan lancar. Dengan kata lain cukup banyak yag justru gagal. Cicilan telat satu, dua, tiga hari tiba-tiba saja sudah menunggak lebih dari sebulan. Efek dari gagalnya pembayaran cicilan ini tentu saja penalty atau denda. Dan yang paling kita khawatirkan adalah kedatangan debt collector.

Kehadiran debt collector hampir pasti identik dengan penyitaan motor. Tak jarang terjadi kontak fisik antara debt collector dan pemilik motor yang ingin mempertahankan motornya. Secara hukum sebenarnya mereka tidak memiliki hak apapun untuk menyita motor yang BPKB-nya digadaikan. Namun karena secara fisik saja tampang mereka sudah menakutkan, maka banyak yang terpaksa melepas motor daripada masalahnya semakin panjang.

Dalam urusan pinjaman uang jaminan BPKB motor, jika kita memang benar-benar tidak bisa membayar cicilan atau pelunasan karena kondisi keuangan sulit, kita wajib tahu hak-hak kita yang dipayungi hukum.

Solusi Gagal Bayar Cicilan Pinjaman

Jika kita melakukan pinjaman uang jaminan BPKB motor secara otomatis kita terikat secara hukum, karena adanya perjanjian dengan pihak jasa pegadaian. Dengan sendirinya ketika kita gagal bayar cicilan pinjaman otomatis memaksa kita bersengketa dengan pihak jasa pegadaian. Jika kita berada pada posisi tersebut sebaiknya kita konsultasikan dengan lembaga perlindungan konsumen. Misalnya Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) atau bisa juga Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).

Intinya jika terjadi sengketa dan tidak ada kesepakatan maka kita harus meminta bantuan pihak ketiga. Tujuannya bukan untuk menghapus pinjaman tapi untuk menegosiasikan kondisi dimana kita memang sulit melunasi cicilan. Solusi yang bisa kita pilih yaitu financial recovery, yaitu cara dimana kita dengan sungguh-sungguh sanggup melunasi tunggakan namun dengan meminta keringanan besaran cicilan, atau jangka waktu cicilan yang lebih panjang.

Kesimpulannya, pinjaman uang jaminan BPKB motor memang diikuti konsekuensi, salah satunya dengan melunasi cicilan. Namun meski begitu tidak dibenarkan jika motor yang BPKB-nya dijadikan jaminan ditarik begitu saja jika kita gagal bayar cicilan. Intinya kita masih punya kesempatan menjual motor kita sendiri (dengan sepengetahuan jasa pegadaian) untuk kemudian digunakan untuk melunasi pinjaman. Kalaupun nantinya ada sisa uang dari hasil penjualan, itu mutlak hak kita sebagai pemilik motor. 

Cermati Untung Rugi Gadai BPKB Motor Tanpa Survey


Cermati Untung Rugi Gadai BPKB Motor Tanpa Survey

Masyarakat sering salah kaprah dalam mengartikan gadai BPKB motor tanpa survey, terutama dari sisi untung ruginya. Terkait untung rugi ini sebenarnya semua tergantung dari kebijakan perusahaan dimana perusahaan bersifat profesional sehingga mekanisme ini tetap diberlakukan. Jika masyarakat waspada sebenarnya banyak kelemahan yang ber-efek pada kasus pidana maupun perdata yang muncul akibat tindakan non survey oleh oknum tertentu.

Jika pegadaian yang menerapkan mekanisme gadai BPKB motor tanpa survey adalah Pegadaian BUMN tentu saja tidak akan timbul masalah. Hanya saja jika itu diterapkan oleh perusahaan partikelir atau perseorangan maka besar kemungkinan akan menimbulkan masalah dikemudian hari.

Bagi masyarakat yang masih awam dengan mekanisme gadai BPKB motor tanpa survey pada perusahaan (kecuali pegadaian BUMN) sebaiknya terlebih dulu mempelajari dan mempertimbangkan beberapa hal berikut ini.

Bisnis Beresiko Tinggi

Perlu diketahui, bisnis peminjaman uang memiliki resiko sangat tinggi. Oleh karena itu umumnya perusahaan leasing terlebih dulu melakukan survey terhadap konsumen yang mengajukan pinjaman. Bahkan terdapat perjanjian kredit dimana tertulis keberadaan teknis survey tanpa terkecuali.

Apabila ada oknum jasa gadai BPKB motor tanpa survey maka besar kemungkinan bisa dipidanakan. Dan besar kemungkinan pula akan menyeret kita pada permasalahan yang rumit dan merepotkan.

Memiliki Kekuatan Hukum Mengikat

Sebuah perjanjian, apalagi perjanjian kredit memiliki kekuatan hukum yang sifatnya mengikat. Oleh karena itu jika ada peraturan perusahaan pegadaian yang menerangkan bahwa debitur harus melakukan tanda tangan di rumah, namun yang terjadi justru tidak dilakukan di rumah (di tempat lain) maka kita bisa didakwa melakukan pemalsuan tanda tangan. Meskipun dalam hal ini kita sudah bertemu dengan team survey sekalipun. Jadi kita wajib mewaspadai setiap peraturan yang sudah ditetapkan oleh jasa gada BPKB resmi.

Gadai BPKB Non-survey Dilakukan Individu

Besar kemungkinan mekanisme gadai BPKB motor tanpa survey dilakukan oleh individu, bukan perusahaan. Jadi sistem utang piutang seperti ini dilakukan oleh mereka yang sudah saling mengenal satu sama lain. Intinya dari kedua belah pihak tidak terikat perjanjian apapun, hanya saling percaya.

Syarat dan Ketentuan Berlaku

Ada sejumlah lembaga keuangan semacam koperasi atau BPR yang mungkin menerapkan mekanisme gadai BPKB motor tanpa survey. Hanya saja mereka juga menerapkan persyaratan yang wajib kita penuhi. Persyaratan yang dimaksud biasanya mencakup besaran dana yang dicairkan tak lebih dari 50% dari nilai taksasi sepeda motor yang kita jadikan jaminan. Yang kedua kita harus memiliki simpanan atau tabungan di lembaga tersebut. Dan yang terakhir jika kita sudah teruji selama beberapa kali melakukan peminjaman dengan penilaian yang menurut mereka baik. 

Memberlakukan Bunga Lebih Tinggi

Jika lembaga keuangan seperti BPR atau koperasi menggunakan kebijakan gadai BPKB motor tanpa survey, umumnya mereka memberlakukan suku bunga yang relatif lebih tinggi. Masalah besaran bunga ini tentunya memiliki selisih jauh dengan perusahaan leasing yang mewajibkan teknis survey pada setiap pengajuan pinjaman dana dengan jaminan BPKB motor. Hal itupun sebenarnya diterapkan tidak secara umum. Artinya dengan persyaratan khusus dan pada kondisi tertentu.

Informasi diatas perlu dipelajari dan dicermati untuk meningkatkan kewaspadaan Anda terhadap kemungkinan buruk yang mungkin terjadi terkait gadai BPKB motor tanpa survey. Coba cek lembaga keuangan (BPR atau koperasi) di kota Anda yang berani mencairkan dana 85% dengan jaminan BPKB motor, pasti mereka akan melakukan survey ke rumah debitur. Tentunya ini merupakan langkah profesional yang harus didukung demi kenyamanan sekaligus keamanan motor yang dijadikan jaminan.

   

Persyaratan dan Cara Gadai BPKB Motor di Pegadaian


Mudah dan cepat, begitu mungkin keuntungan yang kita dapat sewaktu mengikuti proses pencairan dana pinjaman di Pegadaian. Berbanding lurus dengan cara gadai BPKB motor di pegadaian yang simpel, pencairan dana hanya butuh waktu tak lebih dari 15 menit. Oleh karena itu wajar jika banyak orang memilih mengajukan pinjaman dana di Pegadaian dengan BPKB motor sebagai agunan untuk kebutuhan dana mendesak.

Ada 4 sistem gadai BPKB motor yang bisa kita pilih di Pegadaian. Yang pertama Sistem Gadai Konvensional Kredit Cepat Aman (KCA), yang kedua Sistem Gadai Syariah (RAHN), yang ketiga Sistem Gadai KREASI, dan yang terakhir Sistem Gadai ARRUM.

1.      Gadai Konvensional Kredit Cepat Aman (KCA)

Sistem gadai ini bisa diikuti oleh siapa saja yang membutuhkan pinjaman dana untuk kebutuhan konsumtif maupun kebutuhan produktif. Namun untuk sistem ini kita diwajibkan menyerahkan semua surat kendaraan termasuk STNK dan BPKB sekaligus unit motor.
Besar pinjaman mulai dari Rp. 50 ribu dengan jangka waktu pinjaman maksimal 120 hari (4 bulan), dan dapat diperpanjang dengan membayar sewa modal (mengangsur sebagian pinjaman). Sistem gadai BPKB motor ini tidak membutuhkan buku rekening dan pelunasannya bisa sewaktu-waktu.

2.      Gadai Syariah (RAHN)

Sistem gadai jaminan BPKB motor ini hampir sama dengan Gadai Konvensional Kredit Cepat Aman. Demikian juga dengan jangka waktu pinjaman dan pelunasannya. Dana pinjaman diberikan dalam bentuk tunai.

3.      Gadai KREASI

Gadai KREASI atau pinjaman KREASI merupakan sistem gadai yang khusus untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mengembangkan usaha. Pinjaman ini menggunakan sistem Fidusia, yaitu sistem pinjaman dengan jaminan BPKB motor tanpa harus menyerahkan unit motor. Dengan demikian motor masih bisa digunakan untuk menjalankan usaha.
Besar pinjaman yang bisa diajukan mulai dari Rp. 3 juta dengan angsuran per-bulan. Dibanding Gadai Konvensional atau Syariah jangka waktu pinjaman Gadai KREASI lebih fleksibel yaitu 12 bulan, 16 bulan, 24 bulan, dan 36 bulan. Pelunasannya bisa sewaktu-waktu.

4.      Gadai ARRUM

Sistem Gadai ARRUM sama dengan Gadai KREASI mencakup prosedur pinjaman, jangka waktu pinjaman, serta pelunasannya.

Urutan Cara Gadai BKPB Motor

Sejauh ini PT Pegadaian masih merupakan lembaga terbaik dalam mengatasi masalah pendanaan dengan proses pencairan paling cepat. Barang jaminan atau yang diagunkan dijamin keamanannya karena diasuransikan. Oleh sebab itu kita tidak perlu khawatir barang atau BPKB motor kita hilang atau rusak.

Ada beberapa langkah atau cara gadai BPKB motor di Pegadaian yang harus Anda pahami sekaligus beberapa persyaratan yang dibutuhkan.
  1. Anda bisa datang langsung ke Kantor Pegadaian paling dekat dengan tempat tinggal Anda
  2. Ambil nomor antrian (jika memang harus antri)
  3. Mengisi formulir pengajuan pinjaman atau permintaan kredit sesuai yang Anda butuhkan 
  4. Menyerahkan semua persyaratan sesuai jenis pembiayaan yang dikehendaki
Persyaratan pengajuan pinjaman jaminan BPKB motor
  1. Membawa KTP, SIM, Paspor, atau identitas asli lainnya
  2. Membawa Kartu Keluarga
  3. Membawa barang yang dijadikan jaminan (unit motor)
  4. Membawa STNK dan BPKB asli
  5. Membawa foto copy masing-masing dari surat-surat persyaratan diatas
Pilihan Gadai Sesuai Jenis Usaha

Menggunakan cara gadai BPKB motor di pegadaian merupakan solusi paling bijak untuk mengatasi kebutuhan dana yang sifatnya mendesak. Jika kita memiliki usaha yang sudah berkembang selama 1 tahun kita bisa memilih sistem Gadai KREASI dimana kita hanya perlu memberi jaminan BPKB motor dan sudah bisa cair dalam 3 hari. Namun jika kita tidak memiliki usaha apapun, pilihan satu-satunya yaitu Gadai Konvensional dimana selain BPKB dan STNK kita juga wajib menyerahkan unit motor beserta kuncinya. Untuk sistem ini dana bisa cair dalam 15 menit.         

Cara Mendapatkan Dana Tunai Jaminan Sertifikat Rumah


Cara Mendapatkan Dana Tunai Jaminan Sertifikat Rumah Tanpa Terjebak Kredit Macet

Secara umum dana tunai jaminan sertifikat rumah hanya bisa dikucurkan oleh bank-bank tertentu. Dalam hal ini tidak serta-merta pihak bank akan menggelontorkan dana pinjaman sesuai yang kita ajukan, namun mereka terlebih dulu akan melakukan survey terhadap rumah yang kita agunkan. Berikutnya mereka akan mentaksir nilai terendah rumah tersebut lalu melakukan perbandingan dengan dana yang ingin kita pinjam.

Mengajukan pinjaman dana tunai jaminan sertifikat rumah memang ada beberapa resiko yang harus kita tanggung. Bahkan juga resiko tidak adanya pencairan dana. Intinya pihak bank sangat teliti dalam menganalisa latar belakang calon peminjam serta sertifikat tanah yang dijadikan jaminan. Tentu saja ini untuk menghindari kredit macet sehingga pihak bank tidak mengalami kerugian. Oleh sebab itu meskipun persyaratan semua sudah dipenuhi, pencairan dana tidak bisa segera direalisasikan. Bank masih butuh waktu melakukan pengecekan yang bisa dibilang cukup rumit.

Mengenal Definisi Kredit Macet

Pinjaman dana tunai jaminan sertifikat rumah resikonya cukup besar terhadap kredit macet. Sebenarnya apa yang dimaksud dengan kredit macet? Kredit macet merupakan kondisi dimana kita tidak mampu memenuhi kewajiban membayar cicilan bunga dan cicilan pokok secara tepat waktu. Apabila mengalami kredit macet umumnya pihak bank akan bertindak tegas (melakukan penyitaan) tergantung dari seberapa besar kredit yang macet.

Kredit macet juga membuat citra kita menjadi buruk dimata perbankan. Intinya jika sudah terjadi kredit macet maka pihak bank tidak akan mentolerir. Jika kita menjadikan sertifikat rumah sebagai jaminan, secara otomatis pihak  bank akan menyita rumah kita apabila terjadi kredit macet dan kita tidak mampu menyelesaikannya. Pada poin ini kita harus hari-hati. Jangan sampai kita kehilangan rumah sekaligus mencatatkan nama buruk di dunia perbankan.

Jaminan yang Tepat untuk Pinjaman Dana Besar

Pengajuan pinjaman dana tunai jaminan sertifikat rumah lebih banyak dipilih umumnya karena berkaitan dengan masalah dana yang akan dicairkan. Secara umum pinjaman dengan agunan sertifikat rumah jumlahnya bisa lebih besar (sesuai nila harga rumah) dibanding surat-surat penting lain misalnya BKPB mobil atau motor. Intinya untuk modal usaha, bisnis, atau apa saja pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah jumlah dana yang bisa dicairkan umumnya lebih besar.

Secara terperinci bank sebenarnya sudah memperhitungkan kekuatan kita membayar angsuran berdasarkan jaminan yang kita berikan. Dengan demikian besarnya dana yang akan dicairkan sangat tergantung dari jaminan itu sendiri. Jadi cukup masuk akal jika sertifikat rumah lebih dipilih sebagai jaminan untuk mendapatkan dana maksimal.

Selain lebih mudah dicairkan, pinjaman dana tunai jaminan sertifikat rumah juga memberi efek positif bagi kita sebagai pihak peminjam. Dengan angsuran yang harus kita bayar setiap bulannya akan memotivasi kita untuk lebih bekerja keras mengembangkan usaha. Pada prinsipnya penghasilan yang kita peroleh setiap bulannya harus selisih lebih besar dibanding jumlah angsuran yang harus kita bayar ke bank. Hal ini hukumnya wajib untuk menghindarkan kita dari kredit macet.

Penting untuk dipahami, meskipun kita mudah mendapatkan dana tunai jaminan sertifikat rumah, namun sebaiknya tetap berhati-hati terutama dalam menentukan besarnya dana yang diajukan. Pinjaman ke bank hanya solusi saat kita benar-benar terdesak oleh masalah finansial dan kita wajib mengmbalikan pinjaman tersebut tepat waktu. Jangan sampai kita justru terbebani dengan besarnya pinjaman tanpa sanggup melunasinya. Ingat rumah kita sudah menjadi jaminan di bank. Hindari melakukan kesalahan sebab bank tidak akan mentolerir kesalahan sekecil apapun.

Pinjaman Uang Tanpa Jaminan Proses Cepat


Pinjaman Uang Tanpa Jaminan Proses Cepat Tanpa Kartu Kredit

Kartu kredit merupakan salah satu syarat utama sewaktu kita mengajukan kredit atau pinjaman uang di bank, non-bank, atau lembaga-lembaga perbankan lainnya. Umumnya kartu kredit berfungsi sebagai jaminan atau tolok ukur apakah pihak peminjam mampu membayar angsuran pinjaman sesuai kesepakatan atau tidak. Dengan sendirinya kartu kredit mutlak dibutuhkan untuk pengajuan kredit terutama untuk pinjaman dalam jumlah besar. Lalu bagaimana jika tidak memiliki kratu kredit? Apakah masih bisa melakukan pinjaman uang tanpa jaminan proses cepat? Jawabannya bisa.

Dengan syarat dan ketentuan berlaku kini banyak tempat yang menawarkan pinjaman uang tanpa jaminan proses cepat bahkan bisa dilakukan secara online. Selain proses cepat dan tanpa jaminan barang atau surat-surat berharga, sistem pinjaman tanpa jaminan biasanya tidak memberlakukan persyaratan yang rumit. Sebaliknya proses pencairan juga lebih cepat dibanding bank, pegadaian, atau lembaga lainnya.

Keuntungan Pinjaman Uang Tanpa Kartu Kredit

Ketika kita mengajukan pinjaman dengan jaminan kartu kredit mungkin kita bisa mendapatkan dana sesuai yang kita inginkan. Namun jika diperhatikan lebih jauh, peminjaman dana dengan jaminan kepemilikan kartu kredit justru beban yang harus ditanggung menjadi berlipat ganda. Seperti yang kita ketahui, suku bunga kartu kredit cukup tinggi sehingga jika kita tidak disiplin dalam membayar tagihan maka akan menimbulkan kesulitan keuangan dikemudian hari.

Seperti yang disebutkan diawal, tanpa kartu kredit kita tetap bisa melakukan pinjaman uang tanpa jaminan proses cepat, aman, dan bunga ringan. Kita tinggal memilih apakah ingin meminjam uang dalam jangka panjang atau jangka pendek, semua bisa diatur. Lembaga peminjaman uang atau kredit konsumsi ini biasanya menawarkan kemudahan terutama dalam hal proses pencairan yang lebih cepat tanpa potongan.

Biasanya jika tidak mau berurusan dengan bank dalam hal pinjam-meminjam uang, kita lebih memilih lembaga non-bank sebagai tempat alternatif untuk peminjaman dana. Namun lembaga non-bank seperti ini umumnya mewajibkan pada peminjam untuk menyediakan jaminan berupa barang atau surat-surat berharga seperti sertifikat rumah, sertifikat tanah, BPKB, dll.

Perlu kita ketahui, barang yang kita jadikan jaminan (diagunkan) pada lembaga non-bank secara umum nilainya tidak ditaksir sesuai harga pasar. Oleh sebab itu besaran dana yang kita ajukan belum tentu dipenuhi 100% oleh pihak penyedia dana, bahkan kadang tidak sampai 50%. Meskipun begitu keuntungan pinjaman dengan jaminan umumnya prosesnya juga tidak ribet serta lebih cepat cair.

Pinjaman Uang Hanya dengan Slip Gaji

Ketika kita sudah mengajukan pinjaman ke lembaga non-bank dengan jaminan barang namun ternyata dana yang kita dapat masih kurang, maka solusi satu-stunya adalah melakukan pinjaman uang tanpa jaminan proses cepat dan mudah. Dana yang bisa dipinjamkan mungkin tidak begitu besar (Rp. 3 juta – Rp. 5 juta). Namun kita diberi keleluasaan untuk memilih sistem jangka panjang atau jangka pendek.

Meski diklaim tanpa jaminan bukan berarti kita bisa melakukan pinjaman tanpa syarat apapun. Syarat yang harus dipenuhi tentu saja tidak untuk membebani atau mempersulit proses apikasi, namun untuk memastikan kita mampu mengembalikan pinjaman, sehingga kita tidak terlilit masalah finansial.

Lembaga pinjaman uang tanpa jaminan proses cepat dan bunga ringan, umumnya menawarkan pinjaman dana secara online. Adapun persyaratan yang harus dipenuhi yaitu dokumen slip gaji dan tentunya kartu identitas untuk proses administrasi. Permohonan pinjaman biasanya akan diproses menggunakan teknologi canggih sehingga keputusan apakah pinjaman dana yang diajukan akan dicairkan atau tidak bisa segera diketahui. Untuk bunga dan biaya umumnya dihitung berdasarkan jumlah hari terhitung sejak tanggal kita meminjam dengan jumlah maksimal 30 hari.        

Pinjaman Uang Cepat


Tempat Paling Tepat Mencari Pinjaman Uang Cepat

Meningkatnya biaya hidup dibarengi dengan harga-harga kebutuhan pokok yang meroket kadang membuat kita yang berada di level ekonomi pas-pasan menjadi kalang kabut. Belum lagi kebutuhan mendadak yang sifatnya tidak terduga kadang memaksa kita mencari solusi paling efektif, misalnya mengajukan pinjaman uang cepat pada bank, BPR, koperasi, atau lain-lainnya. Meminjam uang secara cepat memang tidak ada salahnya, apalagi jika dihadapkan pada kebutuhan yang mendesak. Namun untuk itu ada konsekuensi yang wajib kita penuhi terkait dana yag kita pinjam tersebut.

Konsekuensi yang berkaitan dengan pinjaman uang cepat yang harus kita penuhi biasanya membayar cicilan beserta bunga sesuai kesepakatan, hingga membayar denda apabila telat membayar cicilan. Semakin banyak orang yang ingin meminjam uang dengan proses cepat, maka semakin banyak pula tempat-tempat peminjaman uang yang bisa dipilih. Diantaranya beberapa tempat berikut ini.

1.      - PEGADAIAN

Secara umum orang lebih memilih pegadaian sebagai tempat pinjaman uang cepat dibanding tempat lain. Bahkan konon sebelum bank menjadi tempat umum meminjam uang, pegadaian sudah terlebih dulu dipercaya sebagai solusi paling cepat dalam hal pinjam meminjam uang. Namun besarnya uang yang bisa kita pinjam dari pegadaian kadang tidak sesuai dengan harapan kita, sebab pihak pegadaian akan melihat dulu nilai dari barang yang kita gadaikan (barang jaminan).

Contohnya, jika kita meminjam uang dengan jaminan handphone, maka pihak pegadaian akan memeriksa kondisi handphone meliputi harga second dipasaran, kondisi fisik, serta performa handphone yang kita bawa kesana. Misalnya jika kita mengajukan pinjaman 3 juta rupiah, dan jika pihak pegadaian menyanggupi maka kita akan menerima uang sebanyak yang kita ajukan.
Dalam hal ini pihak pegadaian telah memperhitungkan nilai jual kembali handphone tersebut apabila ada kemungkinan kita tidak bisa mengembalikan uang yang kita pinjam. Waktu pengembalian uang di pegadaian sifatnya fleksibel. Artinya bisa dilakukan dengan cara mencicil atau bisa juga dibayar secara langsung dengan tenggang waktu sesuai kesepakatan.

2.      - BANK

Selain pegadaian bank menjadi tempat umum bagi kita yang ingin mendapatkan pinjaman uang cepat. Bahkan bank mampu memberi pinjaman dana sangat besar hingga mencapai ratusan juta rupiah. Namun pengajuan pinjaman ke bank biasanya membutuhkan proses pencarian yang lama. Dalam hal ini pihak bank cenderung berhati-hati dalam menilai nasabah terutama apakah layak diberikan pinjaman sesuai yang diajukan. Artinya meskipun pihak pemohon sudah memenuhi semua persyaratan, namun tidak serta merta pihak bank langsung mencairkan pinjaman dana yang kita kehendaki.

Umumnya bank membutuhkan waktu untuk mengecek latar belakang nasabah, termasuk apakah sudah pernah melakukan pengajuan pinjaman dana di bank yang sama atau di bank lain. Pihak bank juga akan mengecek kemungkinan apakah calon peminjam mampu melakukan pembayaran atau cicilan tepat waktu (jika pernah melakukan pinjaman sebelumnya).

3.      - ONLINE

Lembaga peminjaman uang cepat secara online kini mulai dilirik oleh banyak orang, terutama mereka yang ingin meminjam uang tapi tidak ingin diketahui orang lain. Cara meminjam uang secara online ini terbilang unik dan prosesnya jauh lebih mudah dibanding pegadaian maupun bank. Syarat-syarat yang harus dipenuhi juga tidak rumit atau bertele-tele. Kini banyak tempat yang mudah kita akses untuk mendapatkan pinjaman uang secara online dengan sejumlah syarat dan ketentuan yang berlaku.

Terlepas dimanapun kita mendapatkan pinjaman uang cepat, di pegadaian, bank, atau secara online, kita wajib mempertimbangkan konsekuensi yang harus kita penuhi terutama besaran suku bunga yang harus kita bayar. Intinya sebisa mungkin kita mencari tempat yang mampu memberi pinjaman dana sesuai yang kita ajukan dengan bunga serendah mungkin.

Pinjaman Jaminan BPKB Mobil


Syarat-syarat dan Tips Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

Untuk merealisasikan sebuah bisnis kadang kita harus berani berspekulasi. Dengan kata lain dibutuhkan aksi nyata untuk membangun bisnis yang kita inginkan dengan modal yang cukup. Meskipun kadang terbentur masalah pendanaan, cara apapun wajib kita tempuh, bahkan dengan mengajukan pinjaman jaminan BPKB mobil sekalipun. Terlepas dari resiko yang mungkin muncul dikemudian hari, berbekal niat yang kuat dan modal yang ada niscaya bisnis yang kita bangun akan berkembang seiring berjalannya waktu.

Sebenarnya pinjaman jaminan BPK mobil bukan hanya solusi untuk modal bisnis, namun untuk semua masalah yang membutuhkan solusi dana secara cepat. Misalnya untuk kebutuhan mendadak seperti biaya rumah sakit, biaya sekolah, dll. Intinya pengajuan pinjaman dana dengan jaminan BPKB prosesnya jauh lebih mudah dibanding pengajuan kredit dengan jaminan barang atau surat-surat penting lainnya.

Syarat-syarat Pengajuan Pinjaman

Ada beberapa persyaratan umum yang wajib dipenuhi oleh pemohon saat mengajukan permohonan pinjaman dengan jaminan BPKB mobil atau kendaraan bermotor lainnya. Meskipun secara garis besar sama, namun terkait prosedur peminjaman antara satu tempat dan tempat lain kadang menerapkan persyaratan berbeda.

Adapun syarat-syarat umum yang wajib dipenuhi jika mengajukan pinjaman dana jaminan BPKB mobil diantaranya:

-          - Sudah berkeluarga atau berusia 21 s/d 60 tahun
-          - Foto copy KTP / SIM / Paspor, atau identitas diri lainnya
-          - Foto copy Kartu Keluarga
-          - Foto copy Surat Nikah atau Surat Cerai
-          - Rekening listrik (6 bulan terakhir)
-          - Foto copy STNK
-          - BPKB asli

Khusus untuk pegawai atau karyawan (baik negeri maupun swasta) selain memenuhi persyaratan diatas, wajib menyertakan keterangan penghasilan (slip gaji) serta foto copy buku tabungan selama 6 bulan terakhir. Jika diperlukan, biasanya pemohon juga diminta menyertakan rekening Koran selama 3  bulan terakhir.

Sedangkan khusus untuk wiraswasta, perusahaan, serta kalangan profesional lainnya, selain memenuhi persyaratan diatas juga wajib menyertakan Surat Izin Usaha, NPWP, TDP, serta SPT tahunan. Jika diperlukan biasanya pemohon juga diminta menyertakan foto copy buku tabungan 6 bulan terakhir atau rekening Koran 3 bulan terakhir. 

Tips Pengajuan Pinjaman

Pengajuan kredit atau pinjaman jaminan BPKB mobil adalah solusi tepat untuk kebutuhan dana cepat. Selain proses pencairan dana yang cepat, proses pengajuan bisa dilakukan maksimal 1-3 hari, sudah termasuk pengecekan dan validasi BPKB. Dalam hal ini keuntungannya kita bisa segera menggunakan dana yang sudah kita terima untuk kebutuhan mendesak.

Sebelum mengajukan pinjaman dengan jaminan BPKB mobil, motor, atau kendaraan lainnya ada beberapa tips yang perlu kita pertimbangkan.

- Cari informasi sebanyak-banyaknya terkait latar belakang Bank, BPR, atau perusahaan pemberi pinjaman. Carilah informasi secara online atau langsung datang ke alamat kantor untuk kemudian menanyakan prosedur dan persyaratan pengajuan pinjaman.

- Pastikan pemberi pinjaman adalah Bank, BPR, atau perusahaan yang memiliki track record bagus, profesional, dan sudah memiliki jam terbang atau pengalaman dalam melayani nasabah.

- Hindari campur tangan calo atau oknum-oknum lain dengan alasan apapun, termasuk ketika mereka menawarkan jasa mengambil atau menjemput dokumen untuk mempermudah proses pengajuan pinjaman.

- Teliti dengan cermat setiap proses penghitungan dan pembiayaan. Pastikan semua terperinci dan transparan.

Tanyakan besaran angsuran yang harus dibayarkan serta tanggal jatuh tempo pada angsuran tiap bulannya.

- Hindari melakukan transfer dari rekening pribadi. Hal ini penting untuk menghindari kemungkinan angsuran yang ditransfer tidak diakui oleh pihak yang bersangkutan. Sebaliknya, lebih baik datang langsung untuk membayar angsuran serta meminta bukti pembayaran angsuran.

Demikian syarat-syarat pengajuan pinjaman jaminan BPKB mobil dan semua jenis kendaraan bermotor lainnya.      

    




Cara Pengajuan Kredit Tanpa Agunan

Cara Pengajuan Pinjaman Kredit Tanpa Agunan (KTA)

Di dunia perbankan sering kita dengar istilah-istilah yang mungkin hanya bisa dimengerti oleh nasabah, atau mereka yang pernah mengajukan kredit di sebuah bank tertentu. Istilah yang dimaksud salah satunya Kredit Tanpa Agunan (KTA). Jika didefinisikan secara luas maka Kredit Tanpa Agunan berlaku untuk nasabah pada sebuah bank yang hanya bisa diajukan dengan persyaratan-persyaratan tertentu.

Secara garis besar Kredit Tanpa Agunan merupakan produk dari bank-bank yang ada di indonesia, dimana melalui cara kredit ini memungkinkan bagi kita untuk mengajukan pinjaman dana dari bank tersebut, tanpa wajib memberi jaminan semacam BPKB, SK, Sertifikat Tanah, Sertifikat Rumah, dan lain-lain. Kadang Kredit Tanpa Agunan juga disebut dengan Personal Loan (PL).

Pertama Kali Diperkenalkan Bank Asing

Produk Kredit Tanpa Agunan oleh sejumlah bank-bank besar di Indonesia kini semakin populer di masyarakat terutama karena proses yang tidak begitu rumit. Standard Chartered Bank memiliki peran signifikan terhadap munculnya Kredit Tanpa Agunan di Indonesia. Bahkan boleh dibilang bank tersebut menjadi pelopor terkait produk kredit tanpa jaminan, yang kemudian diikuti oleh sejumlah bank asing lainnya di Indonesia.

Kredit Tanpa Agunan sendiri umumnya hanya diprioritaskan  untuk kalangan tertentu, misalnya karyawan atau wiraswasta berusia 21 tahun – 60 tahun. Sementara plafond kredit yang biasanya diberikan oleh pihak bank mulai dari Rp. 10 juta sampai maksimal Rp. 250 juta dengan bunga flat (tetap) bervariasi berkisar 1,55% - 2,2% per-bulan.

Syarat Pengajuan Kredit Tanpa Agunan

Apabila ingin mendapatkan fasilitas pinjaman dengan sistem Kredit Tanpa Agunan maka ada beberapa persyaratan umum yang harus kita penuhi. Misalnya kita wajib menyerahkan foto copy KTP dan foto copy kartu kredit. Mungkin ada persyaratan-persyaratan tambahan yang diberlakukan oleh bank yang bersangkutan jika memang diperlukan.

Untuk pengajuan pinjaman Kredit Tanpa Agunan sendiri persyaratan berupa kartu kredit mutlak dibutuhkan. Dalam hal ini pihak bank sebagai pihak penyedia fasilitas kredit dapat melakukan pemantauan terkait pola pembayaran dari pemohon hanya melalui kartu kredit. Jadi dari pola pembayaran menggunakan kartu kredit tersebut pihak bank dapat menyimpulkan apakah pemohon dapat melakukan pembayaran dengan baik, tidak ada keterlambatan serta pemakaian limit yang tetap terkontrol.

Pokok-pokok Penting yang Wajib diperhatikan

Seperti yang disebutkan diawal, pengajuan pinjaman tanpa jaminan atau Kredit tanpa Agunan ini hanya dilakukan atau berlaku untuk kalangan tertentu dan dengan persyaratan-persyaratan tertentu. Karena sifatnya fleksibel dan tidak mengharuskan kita menawarkan aset khusus sebagai jaminan, maka pinjaman atau kredit ini didasarkan pada riwayat kredit dari pemohon. Meskipun tanpa jaminan, pemohon tetap terikat secara hukum untuk membayar pinjaman dana dengan prosedur sesuai kesepakatan.

Setidaknya ada 3 alasan orang memutuskan mengambil pinjaman atau Kredit Tanpa Agunan. Yang pertama untuk mengkonsolidasi utang dalam satu bentuk pinjaman yang diperkirakan lebih murah, yang kedua untuk merealisasikan proyek-proyek yang erat kaitannya dengan  bisnis, dan yang terakhir bentuk kredit konsumsi atau untuk pengadaan barang-barang yang sifatnya pribadi.

Pihak bank atau penyedia fasilitas Kredit Tanpa Agunan akan memutuskan apakah kita layak mendapatkan pinjaman tanpa jaminan atau tidak dengan melihat dari beberapa aspek. Yang paling utama adalah pemberi pinjaman terlebih dulu akan melihat riwayat kredit pribadi kita, untuk kemudian menilai seberapa besar resiko kredit pada saat pihak bank meminjamkan uang. Satu hal yang harus kita ingat, tingkat suku bunga yang ditawarkan oleh pihak bank mencerminkan seberapa besar resiko dari Kredit Tanpa Agunan.